8 Cara Istri untuk Membantu Kesuksesan Suaminya

Beginilah caranya untuk membantu kesuksesan suami. Banyak pria sukses mengakui bahwa faktor terbesar kesuksesan mereka adalah karena dukungan istri hebat yang setia mendukung dalam segala keadaan baik suka maupun duka. Suami menjadi mampu melewati setiap hambatan, kegagalan, bahkan keterpurukan sebelum meraih keberhasilan mereka karena keberadaan sang pendamping. Lantas bagaimana caranya mendorong suami agar bisa meraih potensi terbaiknya? 


1. Hormati suami dan jadikan dia pemimpin dalam keluarga.

Keluarga dikatakan sehat jika sang bapak bertindak sebagai pemimpin sekaligus pelindung yang baik bagi anak dan istrinya. Laki-laki yang menjadi pemimpin keluarga dan tidak didominasi istri akan memiliki jiwa yang lebih sehat. Kondisi psikis yang demikian adalah modal penting dalam meraih kesuksesan. Suami akan maksimal dalam mengembangkan karier atau bisnisnya. Sebaliknya suami yang terlalu dikuasai istri akan memiliki tekanan batin yang membuatnya tidak percaya diri, terlalu takut pada risiko, pesimis, dan sulit untuk maju. Sekalipun karier istri saat ini lebih hebat tetap tempatkan suami sebagai pemegang kendali dalam keluarga. Sikap istri yang terlalu dominan menyebabkan keluarga menjadi tidak sehat karena merusak tatanan keluarga dan menimbulkan konflik jiwa dalam diri suami dan anak-anak. Pergolakan batin tersebut mungkin tidak terlalu kelihatan namun suami sebenarnya sangat tertekan jika istri yang memegang kepemimpinan keluarga karena pada hakikatnya laki-laki diciptakan untuk menjadi kepala dalam keluarga. 

2. Jangan cerewet pada suami 

Tidak ada yang suka dicereweti apalagi suami yang adalah pemimpin keluarga. Mengomel tiada henti sebenarnya merupakan tindakan penyiksaan secara psikis pada suami. Kebawelan muncul karena mencemaskan omongan sendiri. Istri merasa khawatir jangan-jangan apa yang disampaikan belum jelas sehingga terdorong untuk mengatakan hal yang sama berulang-ulang sampai telinga dan kepala suami terasa panas. Dampaknya bisa membuat otak suami menjadi tumpul, mumet, dan tidak kreatif dan ujung-ujungnya menjadi pribadi yang minder dan sulit menjalin hubungan baik dengan orang lain termasuk rekan kerja atau pimpinan. 

3. Buatlah suami merasa dibutuhkan Bila ibu mengalami masalah, 

ceritakanlah pada suami dan minta pendapatnya. Dia akan sangat merasa dihargai dan merasa berguna karena istrinya mendengar masukan suami. Akibatnya, suami akan menjadi pribadi yang lebih percaya diri termasuk dalam kariernya di kantor. 

4. Membantu mengurangi Beban Suami Selama di kantor, 

suami kadang mengalami masalah atau kegagalan, istri dapat mengurangi beban suami dengan setia mendengarkan keluhan suami. Berusahalah memberikan ide-ide terhadap problem suami sehingga dia merasa semakin tenang karena beban yang berkurang. Jadikanlah rumah sebagai tempat istirahat yang paling dirindukannya. Sedapat mungkin kurangi beban suami untuk mengerjakan tugas di rumah supaya suami tidak stres, fokus bekerja, dan mengusahakan kemajuan kariernya. 

5. Bantu mengurus keperluan suami 

Salah satu kewajiban istri yang baik adalah mengurus keperluan suaminya agar siap menghadapi tugas-tugas di kantor. Setiap pagi sebelum berangkat ke kantor pastikan suami sarapan yang bergizi supaya dia bisa tetap sehat dan fokus bekerja karena perut sudah terisi. Hal yang tampak sepele namun sebaiknya ingatkan suami agar tidak lupa membawa dompet dan handphone. 

6. Tidak harus melepaskan karier istri 

Dukungan istri tidak harus ditunjukkan dengan melepaskan karier. Walau tidak mudah, istri yang berkarier tetap bisa menjadi motivator bagi kesuksesan suami. Asalkan istri tetap memberikan perhatian utama pada perannya sebagai istri dan ibu serta selalu ada saat suami membutuhkan. 

7. Mengasuh anak dengan baik

 Ketelatenan istri mengasuh, menjaga, mengontrol perkembangan, dan keselamatan anak bisa membuat suami fokus bekerja. Suami tidak perlu khawatir terhadap anak di rumah dan semakin bersemangat bekerja. 

8. Hindari mengeluh 

Karier suami saat ini mungkin masih biasa saja dan penghasilannya mungkin sering kurang untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Teruslah mendukung suami dan hindari sikap terus mengeluh sebaliknya pintar-pintar mengatur keuangan keluarga dan sedapat mungkin mencari tambahan penghasilan. Istri yang baik akan mampu berperan seperti sahabat yang setia memberi dukungan pada suami meski kariernya masih terpuruk. 

Bagaimana Anda mendefenisikan emansipasi? Wanita sekarang didorong untuk bisa mandiri dan berdiri di kaki sendiri. Namun saat seorang wanita memilih menjadi pendamping seorang suami, inilah saatnya mendefenisikan emansipasi dalam arti yang lebih luas. Bukan hanya mampu berkarier namun terutama bisa menjadi pendamping yang menghebatkan suami. Memberikan kontribusi signifikan untuk menunjang keberhasilan sang kepala keluarga. Istri yang luar biasa bukan hanya ingin mendapat suami yang berhasil namun mampu menjadi pendamping yang berhasil mendorong dan mengantarkan suami meraih kesuksesannya.

Sumber : http://www.kompasiana.com/ Rahayu Setiawati

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Enter Your Comment