3 Hal yang Menghambat Kesuksesan Bisnis Online

Kesuksesan.info - Berbisnis online memang mudah. Hanya dengan modal barang sehari-hari kita dapat memulai bisnis meski dengan modal nol rupiah. Namun, kian hari perkembangan bisnis online kian pesat.

Banyak orang berubah haluan menjajaki bisnis ini. Persaingan pun menjadi ketat sehingga banyak di antaranya yang gagal dan menyerah.

Penyebab utama kegagalan itu sebenarnya bukanlah dari adanya pesaing tersebut. Meskipun tak bisa dipungkiri keberadaan pesaing itu sedikit banyak memengaruhi juga. Penyebab utama kegagalan bisnis online ada 3 poin seperti yang dirangkum berikut.




1. Produk tidak Ada Permintaan


Permintaan produk merupakan jantung dalam perdagangan. Jika tidak ada permintaan produk maka tidak akan ada perdagangan. Ketika awal mula berbisnis online, kita masih menerima permintaan. Namun, semakin lama permintaan terhadap produk yang kita jual semakin sedikit hingga berakhir tidak ada permintaan.

Ini sering dialami oleh para penjual, terlebih penjual yang menjual kebutuhan sekunder. Berbeda dengan penjual kebutuhan pokok seperti makanan dan pakaian yang permintaanya kontinyu, penjual barang-barang kebutuhan sekunder rerata melayani pembeli yang sekali jalan.

Bagi penjual makanan dan minuman, saat permintaan menurun solusinya adalah meningkatkan kualitas atau penawaran yang diberikan, dengan begitu permintaan dimungkinkan akan ada kembali.

Lain lagi dengan penjual sekunder, misal saja penjual jam tangan. Ketika seorang pembeli telah membeli jam tangan dengan harga Rp 500.000 besar kemungkinan dia tak akan membeli lagi bulan depan meskipun Anda telah memberikan penawaran terbaik.

Mungkin diperlukan waktu yang cukup lama untuk dia membeli lagi. Dari sini, penjual yang kreatif harus membuka pasar baru dengan target baru.


2. Traffic yang tidak Berkualitas


Penting sekali bagi pembeli memahami target pasar dari barang yang dijual. Anda memiliki teman ribuan namun jualan masih sepi saja, itu artinya teman-teman Anda bukanlah target pasar yang tepat untuk produk Anda. Penentuan target pasar ini sangat penting terlebih saat Anda beriklan dengan menggunakan halaman Facebook.

Misal saja Anda berjualan jilbab, maka target pasar utama Anda tentunya wanita. Laki-laki pun bisa jadi target pasar Anda dengan alasan mereka membeli untuk hadiah. Namun, potensinya masih rendah. Jadi, sebaiknya Anda cukup menarget wanita.

Rentang usia target pemasaran juga besar pengaruhnya mengingat FB bisa dimiliki oleh semua orang bahkan anak SD. Target yang empuk untuk pasar online adalah usai kerja dengan rerata di atas 20 tahun. Jadi, Anda harus benar-benar menargetkan orang yang punya uang. Jika Anda memiliki teman yang tertarget maka traffic yang Anda miliki akan lebih bagus.



3. Tawaran yang tidak Menarik


Penawaran adalah rumus dasar dalam berjualan. Semakin bagus penawaran Anda maka semakin banyak pula orang yang berminat. Penawaran yang menarik bisa berupa banyak hal. Gratis biaya kirim untuk wilayah Jawa.

Beli 2 barang gratis biaya kirim kemana saja. Diskon 10% khusus pembelian hari jumat. Pembelian dengan minimal total Rp 500.000 ada bonus produk khusus. Pemberian hal-hal tersebut tidak akan merugikan kalau Anda mengkalkulasi dengan tepat sebelumnya.

Menaikkan harga tidak jadi masalah. Orang cenderung melirik barang dengan penawaran-penawaran tersebut ketimbang barang yang dijual dengan monoton. Mimin sendiri sudah membuktikan.

Misal penawaran pertama “jual jam tangan x harga Rp 150.000 (harga belum termasuk ongkir). dengan penawaran kedua “ jam tangan x, harga Rp 170.000, FREE Ongkir untuk pengiriman ke Jawa”.

Dari kedua penawaran tersebut, orang lebih condong ke penawaran dengan embel-embel free. Banyak lagi penawaran yang bisa diberikan. Buatlah penawaran yang semenarik mungkin. Tapi ingat, jangan sampai penawaran yang Anda berikan justru membuat Anda rugi.

Pesan tambahan. Bagi Anda yang mau berjualan online penting bagi Anda memahami betul barang yang anda jual. Memahami betul pelanggan yang Anda targetkan. Jualan jangan asal ikutan. Kalau mau pintar perbanyak belajar. Semoga bermanfaat.


Sumber : http://bangka.tribunnews.com/

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Enter Your Comment