Cara Cepat Jadi Sukses

Tidak diragukan lagi bahwa cara tercepat untuk meraih kesuksesan, yaitu dengan membantu orang lain untuk menjadi sukses. Tapi masih banyak orang di luar sana yang tidak percaya akan hal itu. Brian Tracy, president dari Brian Tracy International, sebuah perusahaan ternama dibidangtraining dan development untuk individu dan organisasi, juga setuju akan hal ini. Beliau berkata pernah berkata, “Successful people are always looking for opportunities to help others. Unsuccessful people are always asking, ‘What’s in it for me?'”. Jadi, inti dari kalimat tersebut adalah kesuksesan terbesar dalam hidup kita, dapat kita raih dengan cara membantu orang lain. Ketika kita fokus untuk membantu orang lain meraih kesuksesan, tanpa disadarai kita sendiri juga akan meraih kesuksesan yang lebih besar dari apa yang kita berikan.



Berikut adalah 5 cara yang dapat anda lakukan untuk membantu orang lain meraih kesuksesan:

1. Cobalah untuk mengingat beberapa hal penting mengenai orang yang anda kenal

Ini bukan berarti anda harus menjadi penguntit (stalker) atau pun orang yang kepo alias selalu ingin tahu urusan orang lain. Maksud dari kalimat ini adalah, anda harus lebih berusaha untuk mengingat hal-hal yang dasar namun penting bagi orang lain, seperti nama pasangan hidup orang tersebut, nama anak-anaknya, hobi, bidang usahanya dan lain-lain. Dengan demikian orang tersebut dapat merasakan bahwa anda benar-benar secara tulus ingin membantu mereka. Ditambah lagi di era yang serba digital ini, anda dapat dengan mudah untuk mencatat informasi tersebut.

2. Bantulah orang lain dengan cara membagikan koneksi yang anda miliki

Membantu orang lain itu tidak harus mahal. Kita dapat membantu orang lain, hanya dengan cara membagikan kenalan yang kita miliki. Contohnya, ketika anda berencana untuk pergi ke sebuah acara networking, anda dapat mengundang teman anda untuk bergabung dan memperkenalkannya ke beberapa relasi anda. Semakin kita terbuka terhadap koneksi atau networkyang kita miliki, maka semakin luas juga koneksi kita. Anda sendiri mungkin akan terkejut dan kagum, jika suatu hari anda akan memiliki koneksi yang luar biasa.

3. Memberikan inspirasi lebih berharga daripada memberikan motivasi

Anda dapat memotivasi para karyawan anda dengan memberikan kenaikan gaji ataupun titel yang keren, dan mereka akan bekerja lebih giat lagi untuk menunjukkan appresiasi mereka. Tetapi, hal ini hanya dapat berlangsung untuk sementara waktu. Ketika mereka sudah mulai terbiasa dengan apa yang anda berikan, maka mereka akan kembali menjadi diri mereka yang dulu. Alhasil, siklus tersebut harus diulang kembali. Sebaliknya, ketika anda memberikan inspirasi kepada para karyawan anda, maka mereka akan merasa lebih termotivasi untuk meningkatkan kinerja mereka. Dan keunggulan dari sebuah inspirasi adalah karyawan akan termotivasi untuk jangka waktu yang lebih panjang. Salah satu caranya adalah dengan menghormati karyawan anda dan menunjukkan secara tulus, bahwa anda menghargai kontribusi yang telah mereka berikan. Siapakah yang tidak akan merasa senang, ketika pekerjaan yang kita lakukan, dihargai oleh orang lain?

4. Berikanlah feedback yang jujur secara sopan dan membangun

Ini bukanlah poin yang mudah untuk dilakukan. Banyak orang merasa sungkan ataupun enggan untuk memberikan feedback yang jujur kepada sahabat dan keluarga mereka sendiri. Padahal cara terbaik untuk saling belajar dan memperbaiki diri kita adalah melalui feedback. Salah satu cara untuk memberikan saran atau umpan balik (feedback) yang baik adalah dengan memiliki mindset yang tulus ingin membantu orang itu. Dengan memiliki cara berfikir yang demikian, secara otomatis, kata-kata yang akan kita ucapkan menjadi lebih indah untuk didengar. Perlu diingat juga bahwa, semakin sering kita memberikan feedback kepada orang lain untuk maju, maka orang tersebut juga akan dengan senang hati memberikan feedbackyang konstruktif kepada anda.

5. Anda harus rela untuk memprioritaskan kebutuhan orang lain, sebelum memenuhi keinginan yang anda miliki

“Marine leaders are expected to eat last because the true price of leadership is the willingness to place the needs of others above your own.” –Simon Sinek.

Seperti yang tertulis pada kuotasi di atas, bahwa sebagai seorang pemimpin, anda harus rela untuk meletakkan kepentingan orang lain di atas kepentingan diri sendiri, karena disitulah arti dari sebuah kepemimpinan. Mungkin kita semua sudah tahu dan jelas akan hal ini, tetapi ini bukanlah hal yang sering kita lakukan. Sebenarnya kerelaan ini jika dilakukan dengan tulus, maka dapat membuahkan hasil yang jauh lebih besar dari apa yang kita bayangkan. Seperti yang dikutip dari Forbes, sebagai seorang CEO, Amy Rees Anderson pernah merasakannya sendiri. Dengan membantu para karyawannya untuk meraih kesuksesan di dalam kehidupan mereka, tanpa disadari perusahaan yang dimilikinya pun meraih kesuksesan yang lebih besar.

BACA ARTIKEL SELANJUTNYA

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Enter Your Comment