Inilah Arti Kesuksesan yang Sesungguhnya

Dengan membaca artikel ini mungkin anda penasaran dengan apa yang di maksud dengan arti kesukesan yang sesungguhnya. Mungkin anda pernah mendengar atau membaca tentang definisi dari kesuksesan itu sendiri.

Mungkin saya perlu mengulanginya kembali tentang definisi kesuksesan itu. Baiklah, Kesuksesan itu berasal dari kata Sukses dimana banyak orang mengartikannya sebagai suatu pencapaian dari sebuah tujuan. 

Tetapi menurut Andriwongso dikutip dari blog pribadinya andriewongso.com mengatakan kalau definisi dari kesuksesan itu adalah 
"Apa yang kita rasakan saat meraih sesuatu, bukan apa yang orang lain rasakan saat anda meraih sesuatu".
Melihat dari definisi diatas sudah bisa kita menarik kesimpulan kalau kesuksesan yang sesungguhnya itu adalah ada dalam diri kita. Inilah yang perlu kita kaji secara mendalam.


Benarkah Kesuksesan itu ada dalam diri kita?


Perlu sebenarnya kita melihat lebih dalam siapa diri kita yang sebenarnya. Apakah memang benar didalamnya ada kesuksesan? 

Ini akan terlihat ketika kita sudah bisa menggali potensi yang ada dalam diri kita. Mungkin saja anda pernah gagal dalam satu perjuangan itu adalah hal yang biasa. Jika anda pernah gagal pernahkah anda mengulanginya sampai 10 atau 20 kali dan terus saja gagal.

Ketika orang sudah sering kali gagal kadang disitulah baru dia menyadari kalau kesuksesan itu sudah hampir dia raih oleh karena itu teruslah berusaha menggali dan menggali potensi diri. Mulai memperbaiki kesalahan yang pernah dilakukan, mencari berbagai cara baru untuk mendapatkan solusi karena keyakinan akan membuahkan hasil dan kesuksesan itu gak ada kata putus ditengah jalan.

Keyakinan yang ada dalam diri seringkali berbuah kesuksesan. Pernah mendengar Thomas Alva Edison? jika tidak pernah mendengar nama itu berarti anda malas belajar... hehe

Thomas Alfa Edison adalah seorang ilmuan penemu bola lampu pertama yang dulunya pernah bercita-cita ingin merubah malam jadi siang dengan mencoba mencari tahu tentang bola lampu. Namun, berkali-kali bahkan sampai ribuan kali eksperimennya itu gagal. Saat itu pun dia mulai mendapat cibiran dari orang-orang tentang cita-citanya yang dianggap itu mustahil.

Semangat dan kerja kerasnya yang tak pernah padam mengantarkan Thomas Alva Edison sukses menemukan bola lampu setelah menempuh banyak kegagalan. Hasil dari kerja kerasnya itu sudah dinikmati oleh masyarakat dunia dan sudah menjadi kebutuhan pokok dalam kehidupan kita saat ini. Coba kita bayangkan jika saja Thomas berhenti di tengah jalan dalam melakukan eksperimen mungkin saja dunia tidak akan seindah ini.

Jadi jangan pernah putus asa karena sebenarnya kesuksesan itu sudah ada dalam diri kita masing-masing, tergantung dari kita bagaimana menggali kesuksesan itu hingga muncul ke permukaan dan bisa dilihat oleh orang lain. Dari situ kesuksesan itu akan mendapat pengakuan dari orang-orang disekitar anda.

Baca juga: Kesuksesan itu bukan sekedar mimpi di siang bolong

Kenapa masih banyak orang yang gagal?


Jika anda melihat gambar di atas, seperti itulah expresi kalau orang gagal. Jadi jangan pernah mau jadi orang gagal.

Orang yang gagal dipengaruhi oleh dua faktor. Faktor eksternal dan faktor internal. Faktor Eksternal adalah faktor yang mempengaruhi kegagalan dari luar dirinya. Sedangkan faktor Internal adalah faktor yang mempengaruhi kegagalan yang terjadi dalam dirinya. 

Dari kedua faktor tersebut diatas intinya adalah mencari solusi ditengah kegagalan. Menyadari kalau kegagalan itu sifatnya hanya sementara. Dibalik kegagalan ada kesuksesan yang selalu menjemputmu ketika anda sudah berada di garis fisish. 

Jangan pernah berhenti melanjutkan perjuanganmu karena mungkin 1, 2 langkah lagi anda sudah menggapai kesuksesan yang sesungguhnya. Jika anda berhenti, sudah pasti anda gagal dan jika anda terus berjuang akan selalu tercipta peluang untuk meraih kesuksesan.

Baca Juga : 5 Kebiasaan di Pagi Hari yang Mempengaruhi Kesuksesan Anda

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Enter Your Comment