Usaha Donat Sukses Mulai dari Nol

Komarudin - Setelah lama berkecimpung menjadi seorang karyawan roti Holand Bakery, pria ini memutuskan mengundurkan diri sebagai karyawan. Ilmu resep roti dan resep donat ubi jalar telah diketahuinya secara mendalam sewaktu ia bekerja di Holand Bakery bagian produksi dan gudang. Akan tetapi, kejadian tak terduga ia alami dimana usaha produksi donat kentang yang ia jalankan mengalami kegagalan atau bangkrut. Namun, dari situ ia tidak berhenti, kembali memberikan motivasi kepada dirinya. Menganggap kalau kegagalan itu adalah bunga kehidupan. Tidak selamanya orang itu sukses. Pastinya ia pernah mengalami yang namanya kegagalan. Namun kegagalan itu sebagai cambuk bagi kita agar lebih berhasil dan lebih baik dikemudian hari. Atas hal itu, karena tidak punya uang lagi maka terpaksa Komarudin kembali bekerja di Holand Bakery cabang Ancol Jakarta Timur.

Dari pengalaman yang pernah ia alami sebelumnya Komar tidak jera-jera membuka kembali usaha bisnis donatnya. Namun kali ini berbeda dengan sistemnya yang pertama ia terapkan. Komar dibantu oleh dua orang rekannya menjalankan bisnis donat rumahan namun, Komar sambil kerja di Holand Bakery cabang Ancol ekstra kerja keras membagi waktunya. Namun, ujung-ujungnya usahanya donatnyapun bangkrut kembali.

Donat Pak Komar via Google

Setelah mengalami kebangkrutan yang bertubi-tubi, ia tak pernah merasa putus asa. Kembali lagi iya mengumpulkan modalnya dari Nol untuk membangun kembali bisnis donat ini. Komar memiliki keyakinan yang kuat bahwa bisnis ini akan maju layaknya Holand Bakery yang dia tempati bekerja. Untuk mewujudkan usahanya itu ia mulai mengumpulkan gajinya untuk kebutuhan modal awal memabangun kembali usaha donatnya. Setelah gaji ya terkumpul sudah cukup untuk modal awal, pak Komar kembali memutuskan untuk mengundurkan diri dari tempat kerjanya di Holand Bakery. Dan kembali ia fokus pada usaha donatnya.

Strategy Pemasaran Pak Komar

Setelah mengalami banyak kegagalan ia pun merubah strategi pemasarannya. Dulunya donat dititipkan di kios dan warung kecil kini donat buatannya dikemas secara menarik dan eksklusif melalui kardus terpilih dan dipasarkan di sejumlah perkantoran pemerintahan sebab harga donat mini dan besar yang ditawarkan sedikit lebih mahal. Pangsa pasarnya sekarang bukan warung kecil dan kios kecil lagi seperti yang dulu lakukan.  Strategi pemasaran yang digunakannya cukup berhasil. Komarudin memperoleh keuntungan lumayan besar dari usaha produksi donat. Secara perlahan keuntungan bisnis donat mini dan donat besar semakin meningkat. Untuk mendongkrak penjualan donat Pak Komar menyewa lokasi usaha strategis di pinggir jalan yang ramai oleh lalu lalang orang. Dimana ia tidak hanya mengandalkan penjualan dari sejumlah perkantoran pemerintahan. Namun juga ia menyewa 3 kios sekaligus untuk memasarkan donat buatannya di daerah Cijantung Jaktim. Sebagai pengusaha ia tidak bekerja sendiri melainkan mempekerjakan beberapa orang karyawan di bagian produksi dan penjualan atau sales serta administrasi. Pak Komar tidak membayangkan usaha donatnya akan sebesar ini. Bahkan usaha donatnya sudah memiliki brand tersendiri yakni Mart-Donat. Setelah dihitung keuntungan dari usaha donat mencapai Rp 1,5 miliar perbulan. Hal tersebut membuat ia kaya raya dan dikenal sebagai pengusaha donat yang sukses.

Kunci Sukses Agar Donat Laris Manis
  1. Membidik pasar kelas menengah ke atas dengan sistem kemasan donat dibuat lebih menarik dan eksklusif.
  2. Rasa donat yang enak, lezat dan empuk dengan harga yang sangat terjangkau.
  3. Pelaku bisnis donat perlu mengadakan variasi bentuk dan rasa. Misalnya donat berukuran mini dan besar yang harga donat masing-masing tentu berbeda.
  4. Cara pemasaran donat mampu menjangkau seluruh penjuru tempat agar supaya masyarakat lebih mengenalnya.
Demikianlah kisah sukses usaha donat pak Komar. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Salam sukses...!!

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

1 komentar:

komentar

Enter Your Comment