Lulusan SMK Sukses Beternak Puyuh dengan Omzet 30 Juta Per Bulan

Dengan tekad yang kuat seorang anak bernama Andri Warliyansyah 26 Tahun yang latar pendidikan hanya dari lulusan SMK di Cilengkrang, Ujung Berung, Bandung, Jawa Barat sukses mengembangkan bisnis ternak puyuh di kampung halamannya. Memang jarang terlihat anak muda mempunyai jiwa bisnis apa lagi bisnis yang dijalankan ini tidak sesuai dengan jurusan yang ia dalami sewaktu sekolah dulu. Andri waktu sekolah mengambil jurusan otomotif jadi rasanya gak nyambung ya kalau ia beternak puyuh. Tetapi itu semua bisa di tepis dengan belajar ilmu bisnis dari buku-buku dan internet ditambah lagi pengalaman yang pernah ia lihat dari peternak puyuh di Tasikmalaya. Dari pengalaman tersebut Andri terinspirasi ingin mengembangkan bisnis ini, melihat omzet yang sangat besar dan pangsa pasar yang terbuka lebar.
Burung Puyuh via jitunews.com
Awal Andri Memulai Bisnis

Dengan merogoh kocek sebesar Rp. 15 juta yang ia ambil dari tabungan pribadinya sebagai modal awal usaha membuka peternakan puyuh. Modal tersebut digunakan untuk membeli 1.000 ekor DOC puyuh yang didatangkan dari daerah Solo, Jawa Tengah. Selain itu, modal tersebut juga Andri gunakan untuk mendirikan kandang semi permanen. Terbatasnya modal tak menyulitkan Andri mencari lokasi kandang. Dengan segala ide kreatifnya ia menyulap pekarangan belakang rumahnya menjadi basis sarang puyuhnya membesarkan diri. 

Suka Duka Bisnis Ternak Puyuh

Tiga tahun usahanya berjalan Andri mendapati banyak hambatan dimana suplai pakan puyuh sukar ditemui mengingat waktu itu Andri masih harus mengorder pakan puyuh dari Cimahi yang berjarak sekitar 20km. Selain itu Andri juga menemui rintangan dari segi teknis pemeliharaan yang mengakibatkan usahanya hampir gulung tikar. Saat itu sudah mau bangkrut tapi dia sangat menyayangkan jika hal itu terjadi mengingat sudah banyak ilmu dan modal yang dia keluarkan. Mulai dari 2013 dia merintis dari awal lagi dan Alhamdulilah bisa besar dan sukses seperti sekarang ini.

Peluang Pasar Bisnis Ternak Puyuh

Menurut Andri seperti yang dikutip dari laman jitunews.com mengatakan semakin hari permintaan konsumen semakin meningkat, bahkan dia sering koalahan memenuhi permintaan konsumen. Oleh karena itu, di tahun 2016 ini Andri hanya fokus melakukan pembesaran puyuh sejak DOC usia 1-2 hari hingga siap jual, besarnya tergantung permintaan konsumen. Kadang ada konsumen yang ingin puyuh sejak kecil dan tak jarang order yang usia produktif tapi itu semua dia batasi sesuai stok yang ada di kandang. Dengan menemukan cara beternak puyuh yang baik Andri sudah mendulang omzet 30 Juta per bulan.

Motivasi Sukses dari Kisah Andri

Sebagai pengusaha muda Andri tak mau menyerah begitu saja dengan keadaan. Kendati berlatar pendidikan otomotif Andri tak canggung dan malu untuk mempelajari semua teknik memelihara puyuh dari buku-buku, internet dan sharing dengan sesama peternak puyuh. Menurut Andri, ia harus belajar dari pengalaman sendiri supaya tidak jatuh di lubang yang sama. Andri menambahkan, sekarang ini usaha ternak puyuh sudah lebih mudah ketimbang ketika ia merintis usaha 5 tahun lalu. Sebab sudah banyak supplier pakan puyuh yang mendatangi peternak. Ketersediaan vitamin puyuh yang bervariasi juga merupakan salah satu kemudahan ditambah jumlah konsumen di pasar yang semakin meningkat.

Demikianlah artikel ini semoga menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Jika andri sudah sukses dalam bisnis ternak puyuhnya. Apakah anda ingin mengikuti jejak Andri? Mulailah dari sekarang... semoga sukses...!! Sumber: jitunews.com (Aditya Kurniawan)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Enter Your Comment