Kisah Sukses Penjual Obat | Leonard Schleifer Menjadi Seorang Miliarder

Leonard Schleifer adalah pelaku bisnis obat-obatan yang mulai merintis bisnisnya di tahun 1988 silam. Lika liku perjalanan hidup dari seorang Leonard diterpa banyak ujian dan cobaan sehingga jalan lurusnya meraih kesuksesan tidaklah mulus. Apa saja halangan yang membuat Leonard seringkali mencicipi kegagalan dalam membangun bisnisnya? tentunya kita akan bahas disini. Ada banyak faktor keterbatasan dari seorang manusia tetapi itu tidak menyurutkan semangat seorang pemenang seperti Leonard.

Photo via google.com: Leonard Schleifer
Sebelum Leonard terjun dibisnis obat-obatan, dia pernah mencoba melanjutkan bisnis keluarganya yang bergerak dibidang pakaian (Sweater). Namun tak lama disitu, Leonard kembali menapaki cita-citanya menjadi seorang pengusaha di bidang kesehatan. Pada akhirnya Leonard mendirikan perusahaan dengan nama Regeneron. 


Bisnis Obat hanya Modal Pinjaman 

Mengandalkan kecerdasannya, Alumnus Universitas of Virginia ini mampu meyakinkan petinggi Merrill Lynch dalam pertemuannya di Restoran masakan China. Dari pertemuan itu dia mendapat suntikan dana kredit sebesar US$ 1 Juta untuk perusahaannya itu.

Regeneron pada awalnya fokus pada pengembangan obat-obat neurotropik. Tetapi dari berbagai pengembangan yang terus berlanjut akhirnya beberapa produk dari Regeneron yaitu obat Eylea dan Zaltrap mendapatkan lisensi dari regulator obat dan makanan Amerika Serikat atau Food and Drug Administration (FDA). Eylea dikembangkan untuk mengobati Kebutaan pada orang lanjut Usia sedangkan Zaltrap dikembangkan untuk perawatan pada penyakit kanker kolorektal metastatik.

Pada tahun 2015 ini Regeneron kembali memperoleh lisensi penjualan obat dengan nama produk Praluent. Obat ini dikembangkan bagi penderita hiperkolestrolemia Familial heterozigot atau penyakit langka kardiovaskular aterosklerosis klinis atau obat ini lebih dikenal dengan obat diet atau penurunan kolesterol LDL yang memiliki prospek sangat cerah pada tahun ini.

Rahasia Bisnis Leonard

Berkembangnya bisnis obat milik Leonard ini tidak lepas dari kerja kerasnya serta hubungan baik yang dibangun oleh para koleganya. Kerjasama yang baik akan menghasilkan prospek yang baik pula tentunya. Bukan cuman itu Regeneron juga menjaling kerjasama untuk pengembangan produknya dengan beberapa perusahaan ternama di Amerika seperti Sanofi. Dan perusahaan raksasa farmasi di Jerman seperti Bayer. Melalui kerjasama ini Regeneron mampu mendongkrat harga sahamnya sampai dengan 220% dalam dua tahun terakhir ini. Berdasarkan laporan keuangan, Regeneron membukukan penjualan US$ 3 miliar, per akhir kuartal ketiga 2015 atau melonjak 50% secara tahunan. 

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Enter Your Comment